Sabtu, 18 April 2009

Sistem pernapasan

Pernapasan adalah proses pertukaran gas yang berasal dari makhluk hidup dengan lingkungan sekitarnya.

Respirasi adalah proses perombakan makanan dengan menggunakan oksigen sehingga diperoleh energy dan gas sisa pembakaran berupa karbon dioksida.

Sistem pernapasan pada manusia

Pernapasan manusia terjadi tidak secara langsung

Alat pernapasan manusia :

1. Hidung

2. Laring (pangkal tenggorokan)

3. Trakea (batang tenggorokan)

4. Bronkus (cabang batang tenggorokan)

5. Pulmo (paru-paru)

Hidung

Hidung adalah bagian alat pernapasan paling pertama. Lubang hidung dibagi menjadi 2 bagian : lubang kanan dan lubang kiri.

Rongga hidung memiliki 3 fungsi yaitu :

1. Menghangatkan udara

2. Melembabkan udara

3. Menyaring udara

Di dalam hidung terdapat bulu hidung yang berfungsi untuk menyarik udara dan mengeluarkan partikel-partikel.

Laring (pangkal tenggorakan)

Faring merupakan lanjutan dari rongga hidung yang melanjutkan udara menuju laring.

Laring merupakan gabungan dari lempengan tulang rawan.

Glotis adalah lubang yang menyabungkan trakea denag faring

Epiglotis adalah katup pada laring, yang menyebabkan timbulnya suara.

Trakea (batang tenggorokan)

Trakea terbntuk darai cincin tulang rawan, letaknya didepan kerongkongan, berbbentuk pipa.

Bagian trakea : selaput lendir dan lapisan yang terdiri dari sel bersilia.

Sel bersilia befugsi menahan kotoran dan debu agar tidak masuk ke pari-paru.

Bronkus (cabang batang tenggorokan)

Bronkus adalah bagian penghubung antar paru-paru dengan trakea.

Bronkus terdapat diparu-paru kanan dan kiri.

Bronkus yang bercabang disebut bronkiolus.

Pulmo (paru-paru)

Pulmo adalah alat pernapasan yang terletak di rongga dada, diats diafragma

Diafragma adalah sekat yang membatasi rongga dad dengan rongga perut.

Paru-paru diseleubungi oleh selaput elastis yang disebut pleura.

Paru-paru dibagi menjadi 2 bagian :

1. Pau-paru kanan (3 gelambir)

2. Pru-paru kiri (2 gelambir)

Didalam paru-paru terapat gelembug yang disebut alveolus.

Pada dinding alveolus terjadi pertukaran oksigen dengan karbon dioksida.

Mekanisme pernapasan

Pernapsan manusia dibagi menjadi 2 yaitu :

1. Pernapasan yang dilakukan secara sadar (menahan napas, napas panjang)

2. Pernapasan yang dilakukan secara tidak sadar (dikerjakan oleh otak, pada saat tidur)

Pernapasan terjadi 2 siklus yaitu :

1. Inspirasi (menghirup udara)

2. Ekspirasi (menghembuskan udara

Mekanisme prnapasan dibagi menjadi 2 yaitu :

1. Pernapsan dada

Pernapsan dada biasa disebut pernapasan tulang rusuk. Proses inspirasinya say berkontraksinya muskus interkolasis (tulang rusuk)

2. Pernapsan perut

Pernapasan perut diawali dengan terangkatnya diafragma.

Volume dan kapasitas paru paru

Volume pernapasan pada orang dewasa 5-6 liter terdiri dari :

1. Volume tidal, 500 mililiter

2. Volume cadangan inspirasi, 3000 mililiter

3. Volume cadanagan ekpirasi, 1100 mililiter

4. Volume residu, 1200 mililiter

Kombinasi dari beberapa jenis volume paru-paru disebut : kapsiats paru-paru

Jenis kapsiatas pau-paru :

1. Kapasitas inspirasi,

2. Kapasitas vital

3. Kapasitas paru-paru total

Factor yang menyebabkan cepat lambatnya manusia melakuakn pernapsan adalah :

1. Umur

2. Jenis kelamin

3. Suhu tubuh

4. Posisi tubuh

Mekanisme pertukaran karbon dioksida dengan oksigen

Mekanisme pertukaran karbon dioksida dengan oksigen dilukan dengan cara difusi. Proses tersebut terjadi di alveolus.

Oksigen masuk ke dalam tubuh melalui inspirasi dari rongga hidung sampai ke alveolus. Di alveolus mengalami proses difusi ke kapiler arteri pori-pori. Oksigen di kapiler arteri diikat oleh erirosit yang mengandung hemoglobin sampai menjadi jenuh.

Hemoglobin terdiri dari 4 sub unit, sub unit terdiri dari beberapa bagian yang disebut : heme.

Reaksi antara hemoglobin dengan oksigen secara bolak balik yang dipengaruhi oleh beberapa factor yaitu :

1. Suhu

2. pH

3. Konsentrasi oksigen dengan karbon dioksida

4. Tekanan parsial

karbon dioksida dalam eritrosit akan bereaksi membentuk asam karbonat. Akibat terbentuknya asam karbonat pH darah menjadi 4,5.

Kelainan pada system pernapasan

Kelainan pada system pernapasan antara lain :

1. Faringitis, merupakan peradangan pada faring sehingga timbul rasa nyeri saat menelan makanan. Disebabkan oleh bakreri atau virus.

2. Pneumonia, merupakan peradangan pada paru-paru diamna alveolus berisi cairan dan eritrosit berlebihan. Penyakit ini disebabkan oleh suka bergadang dan infeksi dalam alveolus yaitu membrane paru-paru mengalmami peradangan dan berlibang sehingga cairan eritrosit masuk kedalam alaveolus.

3. Enfisena paru-paru, adalah jumlah udara yang berlebihan pada paru-paru. Emfisema kornik disebabkan karena kebanyakan tembakau. Emfisema paru-paru biasanya disebabkan oleh :

· Infeksi kronik karena rokok menyebabkan iritasi bronkus.

· Infeksi karena kelebihan munkus karena peradangan dan edema epitel bronkiolus.

· Gangguan saluran pernapasan sehingga menyebabkan kesukaran ekspirasi dan udara terperangkap dalam alveolus, menyebabkan alveolus menjadi renggang.

4. Asma, ditandai dengan kontraksi yang kaku dari bronkiolus menyebabkan sukar bernapas. Biasanya disebabkan karena alergi pada bahan kimia, debu, atau kabut.

5. Dipteri, merupakan penyakit infeksi disebabkan oleh bakteri Corynebacterium dhipterial yang menyebabkan adanya penyumbatan rongga faring dan laring oleh lendir yang disebabkan oleh bakteri tersebut.

6. Asfiksi adalah gangguan pengangkutan oksigen karena terganggunya system paru-paru .

7. Tuberculosis (TBC), penyakit yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosae. Keadaan tersebut yang menyebabkan :

· Peningkatan kerja otot saat bernapas.

· Mengurangi kapasitas vital dan kapasitas pernapasan.

· Mengurangi luasnya membran pernapasan.

8. Hipoksia, adalah kekurangan oksigen pada paru-paru. Yang dapat mengakibatkan :

· Penekanan aktivitas mental, kadang-kadang memuncak sampai koma.

· Menurunnya kapasitas kerja otot.

9. Asidosis, adalah penyakit yang disebabkan oleh meningkatnya kadar asam karbonat dan asam bikarbonat. Yang menyebabkan terganggunya pernapasan.

10. Sianosis, adalah kebiruan pada kulit yang disebabkan karena hemoglobin dioksigenisasi berlebih di dalam pembuluh darah, terutama pada kapiler.

System pernapasan pada hewan

1. Porifera

Pada prifera oksigen akan masuk melalui koanosit secara difusi.

2. Coelenteratra

Pertukaran gas pada coelenteratra secara difusi.

3. Cacing

Pernapasan cacing dilakukan melalui permukaan tubuhnya yang disebut pernapasan intergumenter.

4. Serangga

Pertukaran gas serangga menggunakan trakea. Trakea yang bercabang disebut trakeola. Pertukaran udara pada serangga melalui lubang-;ubang yang disebut stigma/spirakel.

5. Ikan

Ikan bernapas mengggunakan insang. Perluasan insang berlipat-lipat dan tidak beraturan disebut labirin.

6. Katak

Katak bernapas menggunakan paru-paru dan kulitnya. Koane adalah celah yang menghubungkan hidung dan mulut katak.

7. Burung

Burung bernapas menggunkan paru-paru. Pada burung, burung tidak memiliki alveoli sebagai gantinya burung memiliki pembuluh darah yang disebut parabronki. Burung memiliki 4 kantung udara yang membantu burung bernapas saat terbang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar