Minggu, 26 Juli 2009

Juara

hampir sebulan saya menunggu pengumuman tentang essay. akhirnya hari ini tanggal 26 Juli 2009 pengumumannya, walaupun saya ngga kesana ke MIPA UI Depok (soalnya kejauhan) akhirnya lagi ka rino (kakak-kakak panitianya) ngaasih tau saya kalo sayaa......

JUARA III LOMBA ESSAY DI MIPA UI

Yaaa ampuun.. Alhamdulillah banget ya Allah

seneng banget.

padahal saya sudah membayangkan kalo saya ada di sana, penyerahan hadiahnya, pastinya disana difoto-foto, terus saya bisa menginjakan kaki di UI (soalnya belum pernah tuh kesana), terus apa lagi yaa. pokoknya saya sudah membayangkan yang waw-waw deh.

oh iya ini essay yang saya kirimkan sehingga saya bisa menang.


Kerusakan Hutan

Seringkali masyarakat Indonesia dan dunia mengeluh tentang kerusakan hutan yang berdampak negatif bagi kesehatan dan potensial mengganggu kegiatan. Dari sudut kesehatan, penyakit yang dapat muncul akibat kerusakan hutan adalah pernapasan, yang terkait salah satu faktor kerusakan hutan, yakni kebakaran hutan. Tidak hanya pernapasan, sanitasi juga bisa menjadi masalah, kerusakan hutan yang menyebabkan sulitnya air bersih dimasyarakat dapat memicu terjadinya penyakit kulit. Dari segi produktivitas, banyak kegiatan yang terancam terganggu, transportasi misalnya. Di daerah yang mengandalkan sungai sebagai jalur transportasi dengan adanya kerusakan hutan terutama yang terkait dengan pembalakan liar dapat terganggu karena sungai yang digunakan untuk transportasi juga menjadi alur distribusi kayu gelondongan yang praktis, tinggal dihanyutkan. Tindakan pemerintah dalam melindungi alam dengan cara konservasi dengan adanya kerusakan hutan juga terganggu, bahkan tidak mustahil dalam skala tertentu kegiatan konservasi akan berhenti karena spesies yang akan dikonservasi sudah punah menyusul rusaknya hutan. Hal ini cukup memprihatinkan mengingat dulu Indonesia dijuluki sebagai zamrud khatulistiwa, pertanda bahwa Indonesia pernah menjadi wilayah hijau yang rindang.

Hutan adalah salah satu hal yang vital bagi kehidupan makhluk hidup, dengan adanya hutan makhluk hidup dapat makan dan tinggal. Hutan berperan besar bagi kelangsungan hidup kita semua. Sumber daya hutan juga memegang peranan strategis, karena disamping memiliki fungsi produksi, hutan juga berpengaruh pada kelestarian alam dan lingkungan. Hutan di Indonesia memberi pengaruh yang besar secara global maupun regional. Surganya hutan dunia dahulu terdapat di Indonesia, namun amat disayangkan surga tersebut telah terdegradasi bahkan ada kemungkinan akan musnah. Mengapa demikian?

Faktor terbesar yang menyebabkan hutan di Indonesia rusak bahkan mungkin habis adalah faktor kebakaran hutan. Kebakaran hutan merupakan faktor yang hampir setiap tahun belakangan ini terjadi di kawasan hijau Indonesia. Kebakaran hutan mampu membumihanguskan hutan dalam hitungan detik. Karenanya, hutan di Indonesia setiap tahunnya berkurang, dan akan terus berkurang dimusim kemarau tiba, karena kebakaran hutan masih terus terjadi sampai sekarang terutama di musim kemarau yang dapat memunculkan titik panas lebih banyak.

Selain itu penyebab kerusakan hutan adalah pembalakan liar (Illegal loging). Faktor yang satu ini adalah murni perbuatan manusia. Manusia dengan serakahnya mengeksploitasi hutan besar-besaran dan tidak memikirkan akibat dari apa yang telah mereka lakukan, baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Akibat perbuatan tersebut, sebagian hutan di pulau Sumatra dan Kalimantan menjadi gundul. Hutan di Indonesia rusak dan berkurang akibat tangan-tangan yang tidak berpendidikan seperti mereka. Mereka tidak berpikir apa yang akan terjadi jika hutan habis. Yang menjadi pertanyaan besar adalah “Benarkah mereka tidak mengerti atau tidak mau mengertikah mereka tentang nasib hutan di Indonesia?” dan “Apa yang harus kita lakukan sebagai warga negara yang baik melihat keadaan hutan seperti ini?”

Kebanyakan manusia sekarang adalah manusia yang serakah, mereka tidak mau memikirkan apa yang terjadi di masa depan jika hutan ini habis, mereka mendahulukan ego. Mereka hanya memikirkan dirinya sendiri, bagaimana mendapatkan uang banyak tanpa memikirkan akibat kerusakan hutan terhadap lingkungan sekitar. Padahal jika hutan hilang, otomatis keadaan ini membuat lingkungan menjadi tidak sehat. Asap yang dihasilkan oleh kebakaran hutan membuat polusi udara sampai dengan hilangnya ekosistem hewan. Akan banyak hewan yang kehilangan habitat, dan akan menjadi wajar jika kini banyak diberitakan bahwa macan dan harimau masuk ke perkampungan penduduk. Rusaknya hutan menyebabkan lingkungan kita menjadi rusak, berkurangnya resapan air, mudah terjadi tanah longsor, berkurangnya biodervisitas tanaman yang dimiliki Indonesia di dalam hutan, berkurangnya oksigen yang dihasilkan oleh tanaman, dan terjadi polusi udara. Untuk jangka panjangngya bila hutan kita habis adalah terjadinya global warming, bagaimana tidak jika hutan kita habis, temperatur bumi berubah, dan tidak ada yang dapat memberikan kesejukan sehingga dengan mudah pemanasan global terjadi.

Sebagian besar penduduk Indonesia sudah mengerti betapa pentingnya hutan bagi lingkungan sekitar dan makhluk hidup. Banyak program untuk melestarikan hutan Indonesia sudah dicanangkan. Sebut saja gerakan tanam seribu pohon, gerakan ini bukan hanya diikuti masyarakat, namun pemerintah pun ikut ambil bagian dalam program ini. Kegiatan ini sangat membantu sekali dalam reparasi hutan di Indonesia. Karena menurut dinas kehutanan, program tanam seribu pohon yang diselenggarakan masyarakat Indonesia sudah menutup sebagian hutan Indonesia yang gundul.

Selain itu program tebang pilih tanam juga menjadi salah satu program yang diadakan di Indonesia, jadi setiap masyarakat atau perusahaan yang mau menebang pohon di hutan Indonesia, harus memilah pohon mana yang dapat ditebang, dan pohon pengganti yang bagaimana yang harus ditanam. Teknik pemuliaan pohon, manipulasi lingkungan serta pengendalian hama dan penyakit bisa dilakukan untuk memulihkan kembali hutan di Indonesia. Penanaman hutan secara intensif menjadi pilihan terbaik karena prospek ke depannya, sehingga kebutuhan kayu bisa diperhitungkan tanpa harus merusak habitat hutan alam yang masih baik.

Dengan melaksanakan program-program tersebut secara tidak langsung maupun tidak langsung kita dapat menyelamatkan makhluk hidup, lingkungan serta ekosistem yang ada di dalam hutan. Dan juga dengan program tersebut kita menyelamatkan bumi dari pemanasa global.

1 komentar: