Jumat, 18 Desember 2009

Indonesia

Disana Terlihat Ribuan Burung Nazar

Terbang Disisi Iga-iga Yang Keluar

Jutaan Orang Memaki Takdirnya

Jutaan Orang Mengutuk Nasibnya

Jutaan Marah Jutaan Marah

Tak Bisa Berbuat Apa-apa

Setiap Detik Selalu Saja Ada Yang Merintih

Setiap Menit Selalu Saja Ada Yang Mengerang

aku Dengar Jeritan Dari Sisni aku Dengar

aku Dengar Tangismu Dari Sini aku Dengar

Namun aku Hanya Bisa Mendengar

aku Hanya Bisa Sedih

Hitam Kulitmu Sehitam Nasibmu Kawan

Waktu Kita Asik Makan Waktu Kita Asik Minum

Mereka Haus Mereka Lapar

Mereka Lapar Mereka Lapar


pernah denger kutipan puisi ini ngga? puisi dari lagu ethopia-iwan fals. untuk sekarang puisi ini kayaknya ngga hanya di tujukan buat orang di ethopia aja deh, kayaknya cocok buat Indonesia deh, soalnya di negeri kita sendiri banyak yang seperti itu banyak warga misikn, banyak anak terlantar dipinggir jalan, banyak orang yang kepalaran. Indonesia yang terkenal banyak lahan, banyak tanaman padi, banyak hutan, banyak ladang. pokoknya banyak yang bisa kita lakukan di tanah air ini, buat isi perut. tapi kenapa banyak yang kelaparan?


katanya koes plus


"Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkah kayu dan batu jadi tanaman"


tapi kemana negri Indonesia yang dulu?


banyak orang kaya yang hanya mementingkan perutnya sendiri. padahal di kanan-kirinya banyak yang kelaparan, banyak orang yang buang-buang makanan, padahal di sebelahnya ada anak kecil yang mencari makanan di tong sampah.


ayoo. mudah-mudahan angka kemiskinan di Indonesia menurun tahun depan, biar ngga ada lagi yang seperti mereka. kasian.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar