Jumat, 12 Februari 2010

for you

temanku seorang batak yang tidak biasa. memang dia seorang batak yang identik dengan keras. tapi temanku yang satu ini beda. dia selelu menjadi orang yang lemah jika ingat akan ayahnya. sampai dia menulis ini untuk ayahnya

ayah, untuk ke sekian kali aku menangis mengenangmu. haruskah aku bertanya berkali-kali mengapa engkau pergi terlalu cepat?

pa, aku iri melihat orang lain memiliki ayah. aku bosan mendengar betapa hebatnya ayah mereka. aku benci melihat mereka masih bisa memeluk raga seorang ayah. apakah ini adil?

pa, waktu terlalu cepat berlalu hingga tak terasa saat-saat aku menjadi seorang siswa akan segera habis. aku akan segera memasuki sebuah awal yang baru. jujur aku takut, sangat takut. entah mengapa kehilanganmu membuatku menjadi rapuh.

di saat seperti ini, aku hanya menginginkan kehadiranmu. bahkan 10000 bintang pun tidak akan pernah bisa mengalihkan kesedihanku, kerinduanku bertemu denganmu.

papa, aku hanya ingin seluruh dunia tau bahwa aku menyayangimu. aku hanya ingin seluruh dunia tau bahwa engkau lah ayah terbaik bagiku.

kau tau pa, hidup tanpa seorang ayah mungkin biasa bagi kebanyakan orang. tapi bagiku itu tidak akan pernah menjadi biasa. ketika kau pergi, langit seakan runtuh di hadapanku. apakah itu hal yang biasa?

pa, putri bungsumu kini telah beranjak dewasa. aku akan segera menapaki sisi kehidupan yang lain. tanpamu yang mendidikku dulu, aku tak akan menjadi wanita yag disiplin seperti sekarang.

1 hal yang harus kau tau bahwa aku bangga memiliki ayah sepertimu. dan 1 hal yang kujanjikan bahwa engkau tidak akan pernah berhenti untuk bangga memiliki putri seperti aku. selamanya aku menyayangimu.

Salam sayang,

Putri Bungsumu,
Ruth Fajarini

dedicated to my beloved father, Andreas Osmar Sinaga

3 komentar:

  1. annisa love you dah emuah muah haha

    BalasHapus
  2. makasih rini. aku tau papa itu tau putri bungsunya. semangat! buat papa bangga punya anak kaya kamu.

    love you too rini.

    BalasHapus
  3. ah sedih :') be strong ya Riniiiii

    BalasHapus