Selasa, 15 Januari 2013

Coin Dropping


Coin Dropping adalah salah satu kegiatan yang paling ditunggu-tunggu oleh team @cacjogja. Yaaa bagaimana tidak, koin dropping ini kegiatan per satu semster. Jadi memang beda sekali dengan Coin Collecting Day yang pertemuannya hampir tiap bulan. Kegiatan coin dropping ini ada untuk meberikan secara langsung beasiswa untuk para adik asuh. Kegiatan ini bukan hanya ditunggu tunggu oleh team cacjogja looh.., tapi sepertinya juga ditunggu-tunggu oleh para adik asuh. Kedatangan team cacjogja ke sekolah-sekolah yang menjadi tempat untuk dropping beasiswa juga sekalian menjalin silaturahmi kepada sekolah, guru, dan tentunya para adik asuh. Disitu para adik asuh bisa mengenal lebih dekat siapa saja yang memang telah membantunya.
Biasanya team cacjogja ngumpul di suatu tempat untuk kemudian bersama-sama menuju sekolah yang memiliki adik asuh coin a chance. Sebelumnya team dropping cacjogja sudah dibagi beberapa team. Team-team tersebut dibentuk untuk memanfaatkan waktu pada saat coin dropping karena jumlah sekolah penerima beasiswa cukup banyak. Setelah sampai disekolah yang dituju, biasanya tujuan pertama team cacjogja adalah bertemu dengan guru yang diberi amanah untuk mengurus beasiswa adik asuh. Beasiswa memang tidak serta merta diberikan kepada adik asuh, melainkan dititipkan ke gurunya, untuk dimonitoring setiap pengeluaran keperluan sekolah adik asuh. Bukannya tidak mau langsung diberikan kepada para adik asuh, hal ini diterapkan untuk meminimalisir beasiswa menjadi nasi oleh para orang tua karena beasiswa ini “pure” untuk keperluan sekolah adik asuh demi meraih cita-cita mereka.
Pertemuan kepada guru biasanya ditemani oleh adik asuh. Team ca jogja menanyakan dan mengecek tentang pengeluaran adik asuh selama satu semester. Lalu kemudian memberikan beasiswa untuk semester kedepan. Tidak jarang juga team cacjogja berinteraksi dengan adik asuh dengan menanyakan “apa kabarnya?”, “bagaimana sekolahnya?”, “dipakai buat apa saja beasiswanya?”, atau bahkan “buat apa beasiswanya kok enggak dipakai?”. Disitulah terucap jawaban polos dari hati seorang anak yang memiliki semangat untuk terus tetap sekolah dan meraih cita-cita.



@annisaayu
salamkrinciiing

Tidak ada komentar:

Posting Komentar